Selayang Pandang
Selamat Datang di situs resmi Unit Pelaksana Teknis Balai Pengolahan Mineral Lampung - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Dimulai pada 1983 ketika Lembaga Metalurgi Nasional LIPI melaksanakan proyek Bantuan Presiden (Banpres) untuk mengolah bijih besi menjadi pig iron atau besi kasar di daerah propinsi Lampung. Selanjutnya kegiatan proyek ditingkatkan menjadi kegiatan rutin yang diwadahi dalam unit kerja UPT atau Unit Pelaksana Teknis Balai Percontohan Pengolahan Bijih Besi Lampung pada tahun 1986.
Setelah melalui masa belajar antara tahun 1983 hingga 1989, maka sejak tahun 1990 sampai dengan tahun 1996, kegiatan pengolahan bijih besi dapat dijalankan secara berkelanjutan dengan hasil utama besi kasar yang kemudian dimanfaatkan oleh industri - industri kecil pengecoran logam diseluruh Indonesia, yang utamanya ada di sentra industri kecil Ceper Klaten Jawa Tengah.
Sejak akhir tahun 1996 karena berbagai kendala dan kelemahan dalam pengelolaan serta keterlambatan dalam pentranferan teknologi ke dunia usaha swasta, maka kegiatan pabrik percobaan dihentikan. Pada tahun 2001 LIPI melakukan reorganisasi dan UPT yang semula hanya mengolah bijih besi diperluas tugas dan fungsinya untuk mengolah mineral baik logam maupun non logam. Walaupun tidak bisa dipungkiri sebagian besar kerja dari UPT ini masih bergerak di bidang mineral. Berdasarkan tugas dan fungsi yang dijalankan UPT ini maka dipilihlah nama UPT. Balai Pengolahan Mineral Lampung (UPT. BPML)-LIPI
Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa UPT. Balai Pengolahan Mineral Lampung LIPI (UPT. BPML-LIPI) Tahun Anggaran 2012
Rencana Umum Pengadaan Barang/ Jasa UPT. Balai Pengolahan Mineral Lampung LIPI (UPT. BPML - LIPI) Tahun Anggaran 2012
Nomor SK : -
Keterangan : Rencana Umum Pengadaan Barang/ Jasa UPT. BPML LIPI Tahun Anggaran 2012
Sesuai dengan amanat yang tercantum dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah, dengan ini saya selaku Kuasa Pengguna Anggaran pada UPT.BPML LIPI dengan ini menetapkan dan mengumumkan Rencana Umum Pengadaan Barang/ Jasa di lingkungan Biro Umum dan Perlengkapan LIPI untuk Tahun Anggaran 2012.
PNS Eselon III-V Akan Dihapus
RIAU – Pemerintah secara bertahap akan menghapus formasi pegawai negeri sipil (PNS) jenjang eselon III hingga V. Penghapusan ini untuk efisiensi kinerja pegawai pemerintahan.
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamenpan dan RB) Eko Prasodjo mengatakan, penghapusan jenjang itu akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini, agar tidak ada pergolakan dari PNS dan kritikan dari pihak lain. Menurut Eko,PNS eselon III hingga V akan dihapus sesuai struktur, dan bukan terkait dengan pencapaian kinerjanya.
Eko menjelaskan, jika strukturnya sudah ramping dan efisien, penghapusan tidak akan dilakukan.Para pegawai di eselon itu nantinya akan diganti dengan pegawai fungsional. “Jadi, nanti yang ada hanya pejabat eselon I dan II dan pejabat fungsional yang langsung melayani,” tegas Eko di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjung Pinang, Kepulauan Riau,kemarin.
Permintaan Batu Bara Diproyeksikan Tetap Tinggi hingga 2016
JAKARTA (IFT) - Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) memproyeksikan permintaan batu bara dunia hingga lima tahun ke depan tetap kuat. Tingginya permintaan karena meningkatnya kebutuhan untuk pembangkit listrik.
Maria Van der Hoeven, Direktur Eksekutif IEA, mengatakan rata-rata permintaan batu bara diproyeksikan tumbuh sekitar 600 ribu ton per hari dalam lima tahun ke depan. "Naiknya permintaan batu bara ini membuat keprihatinan sendiri terkait rencana pengurangan penggunaan energi primer dan emisi karbon," katanya dalam publikasi terbaru di laman resmi IEA.
IEA memperkirakan dalam lima tahun ke depan permintaan batu bara sebagian besar dari negara non-Organisasi untuk Kerja Sama dan Pengembangan Ekonomi (Organization for Economic Co-operation and Development/OECD), dengan China dan India sebagai mayoritas. Ada juga beberapa negara, seperti Mongolia dan Mozambik, yang akan menjadi pemain baru eksportir batu bara dunia.
Read more: Permintaan Batu Bara Diproyeksikan Tetap Tinggi hingga 2016









